Sayangnya, untuk mendapat pekerjaan nggak semudah yang kita pikirkan. Jangankan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, untuk lolos tes saja terkadang sulitnya ampun-ampunan.
Meskipun demikian, banyak hal yang bisa kita petik dari pengalaman kita saat melamar kerja ini. Setidaknya, kenangan susahnya menjadi pengangguran dan mencari kerja bisa menjadi nostalgia tersendiri di masa mendatang.
Berbagai cerita lucu pun hadir di balik penolakan-penolakan yang ia dapatkan. Mulai dari permasalahan nama Ari yang pasaran, minimnya pengalaman kerja yang dimiliki, serunya mengerjakan soal psikotes yang membuat otaknya berputar tujuh keliling, hingga cerita cinta di kantor baru.
Menggelitik, seru, dan menghibur. Itulah kesan yang akan kamu dapatkan ketika membaca novel komedi karya Roy Saputra yang berjudul Luntang-Lantung. Novel yang diterbitkan Bukuné ini merupakan novel komedi yang erat sekali dengan pengalaman kita saat mencari kerja.
Mungkin, salah satu dari kamu ada yang pernah mengalami hal yang sama dengan mereka. Serunya mencari kerja, kesalnya ditolak perusahaan, dan rasa iri ketika melihat teman kita sudah diterima kerja merupakan bagian tak terpisahkan dari kisah ini.
Tidak hanya itu, novel ini mengingatkan kita ke masa-masa di mana semangat mencari kerja masih menggebu-gebu. Nostalgia sambil tersenyum-senyum sendiri menjadi efek samping membaca buku ini. Selamat membaca!




















